JAKARTA, KOMPAS.com — Calon anggota legislatif (caleg)
DPR dari Partai Nasdem di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat II
Nomor urut 1, Erizal Efendi, tampaknya tidak percaya diri dengan
popularitas dan elektabilitasnya. Dia memasang foto kader Partai
Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sekaligus Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo alias Jokowi pada baliho kampanyenya.
Yose
Hendra, warga Padang, Sumatera Barat, mengatakan, dirinya melihat
setidaknya dua baliho di pinggir ruas jalan di wilayah Padang Pariaman,
Sumatera Barat. "Ada dua baliho besar. Di Simpang Duku dan di depan
pasar Lubuk Alung. Keduanya terletak di jalan lintas Padang-Bukit Tinggi," kata Yose kepada Kompas.com, Rabu (29/1/2014) di Jakarta.
Dia
mengatakan, baliho tersebut sudah terpasang setidaknya selama 15 hari.
Ia menilai, pemasangan foto Jokowi adalah bukti ketidakpercayaan diri
Erizal sebagai caleg. Pasalnya, belakangan, popularitas dan
elektabilitas Jokowi meninggi.
"Dia (Erizal) seperti menjadi
penumpang gelap dari orang yang digadang-gadang jadi calon presiden atau
orang yang elektabilitasnya sedang naik. Dia berharap, ketika dia
menempelkan Jokowi, bakal ikut mendongkrak popularitasnya," kata dia.
sumber KLIK Disini
Di
baliho tersebut diketahui terpajang gambar Erizal, Jokowi, dan Ketua
Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Selain itu, di baliho itu juga tertulis slogan Partai Nasdem, "Gerakan Perubahan" dan slogan yang sering dikaitkan dengan Jokowi, "Indonesia Baru".
Secara terpisah, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Ferry Musyidan Baldan dan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, tak mempermasalahkan jika ada caleg yang memasang foto tokoh eksternal dalam kampanyenya.
"Saya
pikir sah-sah saja, selama yang dipajang fotonya tidak protes. Yang
lain juga melakukan itu. Kalau diprotes, baru kita minta untuk
turunkan," kata Ferry di Jakarta, Sabtu (25/1/2014).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar